Berita Terkini

KPU Sulbar Bentuk Tim Kehumasan

MAMUJU, KPU Sulbar -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat pembentukan tim media kehumasan. Rapat dilaksanakan di ruang kerja Komisioner KPU Sulbar, Adi Arwan Alimin. Pembentukan tim media, untuk membantu bagian kehumasan KPU Sulbar dalam mengumpulkan informasi kegiatan atau aktivitas KPU Sulbar dari semua unsur bagian,a setiap kegiatan dapat tercover dan terpublikasi dengan baik. Nantinya, para personel yang terdiri dari beberapa bagian di Kantor KPU Sulbar, bertugas mengumpulkan dan mengolah informasi terkait KPU Sulbar, yang disusun dalam bentuk berita kemudian diolah oleh redaksi sebelum dipublikasi di website sulbar.kpu.go.id/, dan akun sosmed KPU Sulbar. Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Barat, Adi Arwan Alimin, optimis dengan pembentukan tim media yang bertugas untuk menyebarkanluaskan informasi kegiatan KPU Sulbar ke depan. Optimisme ini didasari pada personel yang tergabung dalam tim media terdiri dari anak-anak muda KPU Sulbar yang memiliki semangat dan idealisme yang tinggi. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasubag TPP Parhumas Sahwan Sesutyo dan personel tim media. (Rilis Hupmas).

Pejabat KPU Sulbar Dilantik di Tempat Darurat

MAMUJU, KPU Sulbar - Komisi Pemilihan Umum RI melantik ratusan pejabat KPU provinsi dan kabupaten se-Indonesia, termasuk diantaranya tiga pejabat KPU Provinsi Sulbar. Pelantikan tiga pejabat KPU Sulbar berlangsung di tempat darurat, teras kantor lama yang bangunan utamanya hancur saat gempa lalu. Tiga pejabat KPU Sulbar yang dilantik Sekjen KPU RI Bernard, masing-masing Drs. Baharuddin, M.Si, Djumrah Assak, SPd., MPd dan Mustamin SE, tiga pejabat eselon III ini dilantik secara virtual di Teras Demokrasi RPP Kantor KPU Provinsi Sulawesi Barat. Para punggawa penyelenggaraan Pemilu di KPU ini mendapatkan jabatan baru Kepala Bagian (Kabag) Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Hupmas, Hukum dan SDM. Kabag Keuangan dan Logistik. Kabag Perencanaan Data dan Informasi. Pelantikan berlangsung sederhana, namun tidak mengurangi kehikmatan dan semangat untuk memberikan pelayanan sebagai penyelenggara Pemilu. Ketua KPU RI Ilham Saputra menyampaikan, pejabat yang dilantik mendapat amanah yang sangat besar. Oleh karena itu, jalankan kewajiban dan kewenangan masing-masing dengan baik dengan penuh profesional dan integritas. "Dengan semata-mata selain kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang kedua adalah bekerja untuk kepentingan institusi. Kalian sudah disumpah. Tupoksi kita adalah sebagai penyelenggara Pemilu, oleh karenanya, tujuan besar kita menyukseskan penyelenggaraan pemilu di 2024 yang akan datang," kata Ilham dalam sambutan pelantikan, Rabu (5/1/2022).  Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Barat Farhanuddin mengatakan, pelantikan di tempat darurat tidak mengurangi semangat KPU untuk menyukseskan pemilu Tahun 2024 mendatang. (Rilis Hupmas)

3 Pejabat Baru KPU Sulbar Dilantik di Tempat Darurat Siap Sukseskan Pemilu 2024

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Tiga pejabat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat (Sulbar) dilantik secara virtual Sekjen KPU RI Bernard di tempat darurat KPU Sulbar. Tiga pejabat eselon III KPU Sulbar dilantik diantaranya Baharuddin, Djumrah Assak dan Mustamin. Pelantikan tersebut dilakukan secara serentak seluruh Indonesia. Sementara, wilayah Sulbar palantikan dilakukan di teras kantor lama yang bangunan utamanya hancur saat gempa lalu di Jl Soekarno Hatta, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulbar. Para punggawa penyelenggaraan Pemilu di KPU ini mendapatkan jabatan baru Kepala Bagian (Kabag) Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Hupmas, Hukum dan SDM. Kabag Keuangan dan Logistik. Kabag Perencanaan Data dan Informasi. Pelantikan berlangsung sederhana, namun tidak mengurangi kehikmatan dan semangat untuk memberikan pelayanan sebagai penyelenggara Pemilu. Ketua KPU RI Ilham Saputra menyampaikan, pejabat yang dilantik mendapat amanah yang sangat besar. Oleh karena itu, jalankan kewajiban dan kewenangan masing-masing dengan baik dengan penuh profesional dan integritas. "Dengan semata-mata selain kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang kedua adalah bekerja untuk kepentingan institusi. Kalian sudah disumpah. Tupoksi kita adalah sebagai penyelenggara Pemilu, oleh karenanya, tujuan besar kita menyukseskan penyelenggaraan pemilu di 2024 yang akan datang," kata Ilham dalam sambutan pelantikan, Rabu (5/1/2022).  Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Barat Farhanuddin mengatakan, pelantikan di tempat darurat tidak mengurangi semangat KPU untuk menyukseskan pemilu Tahun 2024 mendatang.(*) Artikel ini telah tayang di Tribunsulbar.com dengan judul 3 Pejabat Baru KPU Sulbar Dilantik di Tempat Darurat Siap Sukseskan Pemilu 2024, https://sulbar.tribunnews.com/2022/01/06/3-pejabat-baru-kpu-sulbar-dilantik-di-tempat-darurat-siap-sukseskan-pemilu-2024. Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad  

Rakor DPB Semester II Bulan Desember Menuju Satu Data 2024

MAMUJU, KPU Sulbar -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rakor pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester II Bulan Desember Tahun 2021. Rakor melibatkan stakeholder terkait, Bawaslu dan Disdukcapil Provinsi Sulawesi Barat. Ketua KPU Provinsi Sulawesi Barat Rustang menyampaikan, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan membutuhkan sinergi dari tiap-tiap pihak yang terkait. Contohnya, seperti pendaftaran yang baru TNI/Polri mohon dapat diinfokan ke KPU, masukan dan informasi dari para stakeholder termasuk dari partai politik, Kemenkumham dalam rangka memperoleh data yang mutakhir. "Demi, mendapatkan data yang mutakhir yang menjadi salah satu indikator suksesnya demokrasi pemilihan umum yang akan berlangsung di periode yang akan datang. Pemilihan 2024 ini juga merupakan prose pemilu terpanjang waktunya yang pernah ada," jelas Rustang, Rabu (6/1/2022). Anggota KPU Koordinator Data KPU Provinsi Sulawesi Barat Sukmawati M Sila mengatakan, sebagaimana yang diketahui bahwa pemutakhiran data pemilih ini diatur dalam UU No 7 Tahun 2017 bahwa pemutakhiran dilakukan oleh KPU Kabupaten yang bertujuan untuk melakukan pemutakhiran data berkelanjutan sesuai perundang-undangan. Pemutakhiran data pemilih dilakukan oleh kabupaten, direkap di tingkat provinsi dan selanjutnya direkap di tingkat Nasional. "Selama setahun KPU Kabupaten dan Provinsi telah melakukan proses rekap setiap bulannya. Proses selama ini berjalan degan baik, meski banyak kendala pada tingkat kabupaten terkait berbagai pihak. Proses migrasi data pemilih dari Sidalih ke Sidalih berkelanjutan juga telah dilaksanakan oleh enam kabupaten," ungkap mantan Komisioner KPU Kabupaten Majene ini. Jumlah pemilih semester I ialah 890.260, semester II 890.990. Ada kenaikan sebesar 730, perubahan-perubahan ini disebabkan adanya pemilih meninggal ataupun adanya pemilih baru. Rekap pleno disahkan oleh Ketua KPU Provinsi Sulawesi Barat. Jumlah DPB sebelumnya ialah 893.376. Jumlah pemilih semester II ialah 890.990. Pemilih perempuan 444.485 pemilih laki-laki 446.505. (Rilis Hupmas)

Refleksi dan Rencana Kegiatan KPU 2021-202

MAMUJU, KPU Sulbar -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat koordinasi refleksi akhir tahun 2021 dan rencana kegiatan tahun 2022. Rakor yang digelar secara daring, melibatkan KPU di enam kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat. Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Sulawesi Barat Rustang menyampaikan, ada dua hal dalam merefleksi dan rencana kegiatan di tahun 2021 dan di tahun 2022. Pertama, nilai-nilai kebaikan menjadi refleksi di Tahun 2021. Kedua, rencana terbaik apa dalam tahun 2022 yang akan datang, sehingga menjadi pelajaran perbaikan ke depan. "Insya Allah tahapan Pemilu akan dimulai pertengahan tahun 2022. Pelaksanaan tahapan dengan asas Pemilu dan prinsip penyelenggara Pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan secara baik," kata mantan Ketua Bawaslu Kabupaten Mamuju Tengah ini, Rabu (30/12/2021). Hadir dalam rakor, Anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat, sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Barat, komisioner dan sekretaris KPU kabupaten. Masing-masing divisi baik KPU Provinsi Sulawesi Barat maupun KPU kabupaten diberi kesempatan untuk menjelaskan refleksi dan rencana kegiatan di tahun mendatang. (Rilis Hupmas)

Inovasi KPU Sulbar, Absensi dan Database Berbasis Aplikasi

MAMUJU, KPU Sulbar -- Inovasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat dalam memanfaatkan aplikasi absensi berbasis online. Aplikasi tersebut dibuat melalui AppSheet. AppSheet sendiri merupakan platform pengembangan aplikasi yang berintegrasi dengan cloud storage seperti Google Drive, Dropbox dan sebagainya. Kelebihan aplikasi absensi online ini, bersifat real time dan dapat diakses melalui smartphone aplikasi AppSheet Mobile yang tersedia di android atau Ios. Sehingga memudahkan pengguna dalam mengaksesnya. Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Barat Dr. Bakhtiar mengatakan, satu tahun terakhir penerapan sistem digital sudah dilakukan Kantor KPU Sulbar. Salah satunya aplikasi database pegawai KPU Sulbar demi memudahkan seluruh ASN KPU Sulbar dalam mengakses secara online berkas-berkas yang dibutuhkan. "Jika ada data yang kita butuhkan, tinggal lihat aplikasinya, bisa dilihat, tinggal masuk di aplikasi dokumen sudah bisa diprint," kata Bakhtiar dalam Rakor di Pantai Panorama Mamuju, Rabu (22/12/2021). Sama dengan absensi online, aplikasi database juga menggunakan AppSheet. AppSheet adalah platform aplikasi yang berbasis online yang kompatibel dengan semua perangkat baik browser maupun android atau OS. Aplikasi tersebut merupakan aplikasi buatan Google yang memungkinkan pengguna untuk membuat aplikasi seluler, tablet, dan web menggunakan sumber data GoogleDrive, Office,  maupun Platform SpreadSheet. Platform ini kemudian digunakan oleh KPU. Terlebih lagi bagi bermanfaat bagi Sub Bagian SDM yang sewaktu-waktu, karena data tersebut bisa digunakan dalam hal proses kenaikan pangkat, ujian dinas, ujian alih status maupun data-data lainnya yang diminta KPU RI. (Rilis Hupmas)