Berita Terkini

KPU Sulbar Tekankan Pentingnya Pemutakhiran Data Pemilih untuk Wujudkan Pemilu Berkualitas

Mamuju, KPU Sulbar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026, yang digelar di Aula Lantai 2 Kantor KPU Provinsi Sulawesi Barat, Senin (6/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU Provinsi Sulawesi Barat, Said Usman Umar, menegaskan bahwa pemutakhiran data pemilih salah satu kegiatan strategis Nasional disamping pendidikan pemilih pada instansi KPU, olehnya itu di luar tahapan Pemilu, KPU Provinsi Sulbar tetap fokus melaksanakan kegiatan tersebut, karena sangat menunjang suksesnya pelaksanaan pemilu yang berkualitas, transparan dan berintegritas. Menurutnya, proses pemutakhiran data dilakukan untuk memastikan berbagai perubahan data kependudukan, seperti perpindahan domisili, pemilih yang telah meninggal dunia, maupun perubahan status lainnya, dapat tercatat dengan baik. Data tersebut selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS) hingga penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). "Data pemilih yang akurat akan menjadi dasar dalam penyusunan daerah pemilihan, pengalokasian jumlah kursi legislatif, serta memastikan setiap daerah memperoleh representasi yang proporsional sesuai jumlah penduduknya," ujar Said Usman Umar.   Ia menambahkan, akurasi data pemilih juga diharapkan dapat mengantisipasi persoalan yang pernah terjadi pada penyelenggaraan pemilu sebelumnya, termasuk ketidaksesuaian alokasi kursi akibat perubahan jumlah penduduk. Berdasarkan data yang telah dimutakhirkan dan dibacakan dalam rapat pleno oleh KPU Kabupaten maka KPU Provinsi merekapitulasi dan menetapkan  PDPB menjadi periode semester I dengan rincian: 1. Kab. Pasangkayu, dengan Pemilih laki-laki sebanyak 60.306 dan perempuan 57.095. Total 117.401 2. Kab. Mamuju, dengan Pemilih laki-laki sebanyak 100.581 dan perempuan sebanyak 98.346. Total 198.927 3. Kab. Mamasa, dengan pemilih laki-laki sebanyak 63.559 dan perempuan sebanyak 60.246. Total 123.805 4. Kab. Polewali Mandar dengan Pemilih laki-laki sebanyak 179.734 dan perempuan sebanyak 183.899. Total 363.633 5. Kab. Majene, dengan Pemilih laki-laki sebanyak 64.429 dan perempuan sebanyak 66.592. Total 131.021 6. Mamuju Tengah, dengan pemilih laki-laki sebanyak 50.877 dan perempuan sebanyak 49.039. Total 99.916. Sehingga total jumlah PDPB Semester I se Sulawesi Barat sebanyak 1.034.703 dengan rincian laki-laki sebanyak 519.486 dan perempuan sebanyak 515.217. Jumlah Daftar Pemilih yang telah ditetapkan se Sulawesi Barat tersebut adalah daftar pemilih yang telah mutakhir secara akurat per semester I di tahun 2026 ini. Berharap periode atau semester berikutnya atau bahkan jumlah DPT di Pemilu berikutnya adalah angka data sebagai analisa estimasi jumlah DPT di Sulawesi Barat. Dalam rapat pleno terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester 1 tersebut dipimpin Ketua Said Usman Umar yang didampingi Anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat Asriani, Budiman Imran, Elmansyah dan Supriadi Narno dan jajaran pejabat serta staf Sekretariat KPU Provinsi Sulawesi Barat. Selain itu, tentu hadir sebagai peserta dari KPU Kabupaten se Sulawesi Barat yaitu Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten se-Sulawesi Barat yang menyampaikan Rekapitulasi PDPB per Triwulan yang telah ditetapkan di tingkat KPU Kabupaten pada tanggal 1 s.d 2 Juli 2026. Hadir juga dalam rapat pleno tersebut dari unsur stakeholder yang berkepentingan dan dari Partai Politik tingkat Provinsi Sulawesi Barat.

KPU Sulbar Gelar Pelatihan Kehumasan Tingkatkan Kapasitas Tim Humas

KPU Sulbar – Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Pelatihan Kehumasan bagi Tim Humas KPU Provinsi Sulawesi Barat sebagai upaya meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan profesionalisme dalam menghadapi tantangan diseminasi informasi di era digital. Kegiatan tersebut melibatkan pegawai ASN, pengemudi (driver), dan petugas pengamanan dalam (pamdal) di lingkungan KPU Provinsi Sulawesi Barat. Peserta dibentuk dalam satu tim kehumasan sebagai langkah mengantisipasi keterbatasan sumber daya manusia pada Subbagian Partisipasi Masyarakat (Parmas), sekaligus menyesuaikan kondisi efisiensi anggaran. Anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Budiman Imran, menyampaikan bahwa kehumasan memiliki peran penting dalam membentuk citra organisasi di mata public. “Melalui pelatihan ini sebagai divisi yngg menyiapkan "teras" KPU Provinsi Sulawesi Barat maka kami harus tetap meningkatkan kapasitas dan kemampuan kehumasan bagi seluruh Tim Media dan Tim Humas yang telah dibentuk,” tutur Budiman. Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Barat Irfan Rusli Sadek dalam arahannya juga menekankan pentingnya peran kehumasan. Oleh karena itu pengolahan dokumentasi dan publikasi perlu didukung dengan kapasitas sumber daya manusia yang profesional. Turut hadir dalam kegiatan, Kepala Bagian Perencanaan, Data, dan Informasi, Partisipasi, Hubungan Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia Aswan Husain serta staf Sekretariat KPU Provinsi Sulawesi Barat.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2025 KPU Provinsi Sulawesi Barat

Puji syukur kehadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa atas Rahmat-Nya sehingga Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2025 KPU Provinsi Sulawesi Barat dapat tersusun dengan baik. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2025, menguraikan capaian kinerja Tahun 2025 KPU Provinsi Sulawesi Barat selama 1 (satu) tahun terakhir sebagaimana tertuang dalam Rencana Strategis KPU Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2020 – 2024. Dengan diterbitkannya LKjIP Tahun 2025, KPU Provinsi Sulawesi Barat diharapkan dapat memberikan informasi, gambaran dan manfaat yang nyata, akurat, relevan dan transparan kepada masyarakat dan pihak-pihak yang berkepentingan. Sangat disadari bahwa LKjIP Tahun 2025 ini masih banyak kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran sangat diharapkan untuk perbaikan. DOWNLOAD DI SINI... Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2025 KPU Provinsi Sulawesi Barat

KPU Sulbar Teken PKS dengan BKPSDM untuk Tingkatkan Kompetensi CPNS

Mamuju – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat. Kerja sama ini berupa fasilitasi pembelajaran Pelatihan Dasar (Latsar) bagi CPNS KPU Provinsi Sulawesi Barat dengan metode blended learning. Perjanjian kerja sama tersebut menjadi landasan pelaksanaan kegiatan Latsar CPNS KPU Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026. Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Barat, Irfan Rusli Sadek, menyampaikan bahwa sebanyak 43 CPNS di KPU Provinsi Sulawesi Barat dan enam satuan kerja (satker) KPU kabupaten akan mengikuti pendidikan dan pelatihan di BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat. “Secara keseluruhan, peserta dari KPU Provinsi dan KPU Kabupaten berjumlah 43 orang. BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat juga telah siap memberikan layanan pendidikan dan pelatihan bagi CPNS kami,” kata Irfan usai penandatanganan MoU di kantor BKPSDM, Rabu (25 Februari 2026). Ia menjelaskan bahwa kerja sama ini sekaligus menjadi bentuk kepercayaan KPU kepada BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat dalam pengembangan sumber daya manusia. “Kami berharap melalui program ini dapat terwujud ASN yang andal dan profesional untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas KPU di Provinsi Sulawesi Barat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, Herdin Ismail, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. “Kami berharap kemitraan yang harmonis antara KPU dan BKPSDM tidak berhenti pada satu kegiatan saja, tetapi dapat berlanjut pada berbagai program pengembangan kompetensi SDM lainnya,” kata Herdin. Ia menambahkan, BKPSDM siap membangun kemitraan yang berkelanjutan. Menurutnya, kompetensi CPNS yang mengikuti Latsar diharapkan terus meningkat karena kompetensi aparatur sangat menentukan kinerja dan pengembangan karier di masa depan.

KPU Sulbar Jajaki Penyesuaian Program Pendidikan Pemilih dengan Kwarda Sulbar

Mamuju, KPU Sulbar — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat melakukan audiensi dengan Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (5/2/2025). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Ketua Kwarda Sulbar, Sitti Suraidah Suhardi, membahas penyesuaian program dalam bidang sosialisasi pendidikan pemilih. Anggota KPU Sulbar, Asriani, menyampaikan bahwa meskipun tahapan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 telah berlangsung secara serentak dan saat ini belum memasuki tahapan pemilu atau pemilihan berikutnya, KPU tetap berkomitmen untuk melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih, khususnya bagi pemilih pemula. “Adik-adik Pramuka merupakan tonggak pemilih pemula yang memiliki potensi sangat besar dalam membangun tatanan demokrasi. Melalui sharing program, misalnya keterlibatan KPU sebagai narasumber dalam kegiatan-kegiatan Pramuka, kami berharap pendidikan pemilih dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Asriani. Ia menambahkan bahwa KPU Sulbar akan menyinkronkan program Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) dengan program di Kwarda. Ketua Kwarda Sulbar, Suraidah Suhardi, menyambut baik inisiatif KPU Sulbar dan menyatakan bahwa sharing informasi dan gagasan terkait pendidikan pemilih sebagai bagian dari literasi demokrasi akan dimasukkan dalam program kerja Kwarda Sulawesi Barat. “Pendidikan pemilih dan hak politik harus terus diedukasi agar demokrasi berjalan sesuai dengan harapan masyarakat Sulbar, tidak hanya menjelang pemilu atau pemilihan berikutnya,” katanya. Suraidah juga mengapresiasi langkah KPU Sulbar yang menggandeng Kwarda dalam memberikan pendidikan pemilih dan politik kepada pemilih pemula sejak dini. Audiensi ini turut dihadiri Sekretaris KPU Sulbar, Irfan Rusli Sadek, beserta jajaran sekretariat KPU Sulbar, serta pengurus Kwarda Sulawesi Barat.

Sekjen Tekankan Dedikasi dan Integritas dalam Pelantikan Pejabat Fungsional

Mamuju, KPU Sulbar – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Bernad Dermawan Sutrisno, melantik sembilan pejabat fungsional di jajaran Sekretariat KPU Provinsi Sulawesi Barat. Pelantikan tersebut dilaksanakan secara daring di Lantai II Kantor KPU Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (22/1/2026). Pelantikan ini dilaksanakan secara serentak terhadap seluruh jajaran Sekretariat KPU RI di seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Bernad berpesan agar para pejabat yang dilantik senantiasa menjaga dedikasi dan integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab ke depan. Ia juga berharap adanya peningkatan kinerja dari para pejabat fungsional yang baru dilantik. “Tidak ada perubahan lokus tugas, tetapi hanya peningkatan. Setelah ini kita bekerja di tempat masing-masing, baik yang di pusat maupun di sekretariat provinsi dan kabupaten/kota. Sekali lagi selamat dan terima kasih atas kehadirannya,” ujar Bernad. Sementara itu, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin turut menyampaikan pesan agar pelantikan ini menjadi awal yang baik bagi seluruh jajaran yang baru dilantik. Ia berharap pelantikan tersebut dapat menjadi momentum positif dalam perjalanan karier serta pelaksanaan tugas-tugas kepemiluan. “Jangan pernah tidak bangga menjadi bagian dari keluarga besar KPU. Sekali lagi selamat, semoga ini menjadi awal yang baik bagi teman-teman di jajaran sekretariat,” tutupnya. Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat Asriani, Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Barat Irfan Rusli Sadek, Kabag, Kasubag, Pejabat Fungsional serta Staf Sekretariat KPU Provinsi Sulawesi Barat.

🔊 Putar Suara