Berita Terkini

KPU Sulbar Teken PKS dengan BKPSDM untuk Tingkatkan Kompetensi CPNS

Mamuju – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat. Kerja sama ini berupa fasilitasi pembelajaran Pelatihan Dasar (Latsar) bagi CPNS KPU Provinsi Sulawesi Barat dengan metode blended learning. Perjanjian kerja sama tersebut menjadi landasan pelaksanaan kegiatan Latsar CPNS KPU Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026. Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Barat, Irfan Rusli Sadek, menyampaikan bahwa sebanyak 43 CPNS di KPU Provinsi Sulawesi Barat dan enam satuan kerja (satker) KPU kabupaten akan mengikuti pendidikan dan pelatihan di BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat. “Secara keseluruhan, peserta dari KPU Provinsi dan KPU Kabupaten berjumlah 43 orang. BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat juga telah siap memberikan layanan pendidikan dan pelatihan bagi CPNS kami,” kata Irfan usai penandatanganan MoU di kantor BKPSDM, Rabu (25 Februari 2026). Ia menjelaskan bahwa kerja sama ini sekaligus menjadi bentuk kepercayaan KPU kepada BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat dalam pengembangan sumber daya manusia. “Kami berharap melalui program ini dapat terwujud ASN yang andal dan profesional untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas KPU di Provinsi Sulawesi Barat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, Herdin Ismail, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. “Kami berharap kemitraan yang harmonis antara KPU dan BKPSDM tidak berhenti pada satu kegiatan saja, tetapi dapat berlanjut pada berbagai program pengembangan kompetensi SDM lainnya,” kata Herdin. Ia menambahkan, BKPSDM siap membangun kemitraan yang berkelanjutan. Menurutnya, kompetensi CPNS yang mengikuti Latsar diharapkan terus meningkat karena kompetensi aparatur sangat menentukan kinerja dan pengembangan karier di masa depan.

KPU Sulbar Jajaki Penyesuaian Program Pendidikan Pemilih dengan Kwarda Sulbar

Mamuju, KPU Sulbar — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat melakukan audiensi dengan Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (5/2/2025). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Ketua Kwarda Sulbar, Sitti Suraidah Suhardi, membahas penyesuaian program dalam bidang sosialisasi pendidikan pemilih. Anggota KPU Sulbar, Asriani, menyampaikan bahwa meskipun tahapan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 telah berlangsung secara serentak dan saat ini belum memasuki tahapan pemilu atau pemilihan berikutnya, KPU tetap berkomitmen untuk melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih, khususnya bagi pemilih pemula. “Adik-adik Pramuka merupakan tonggak pemilih pemula yang memiliki potensi sangat besar dalam membangun tatanan demokrasi. Melalui sharing program, misalnya keterlibatan KPU sebagai narasumber dalam kegiatan-kegiatan Pramuka, kami berharap pendidikan pemilih dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Asriani. Ia menambahkan bahwa KPU Sulbar akan menyinkronkan program Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) dengan program di Kwarda. Ketua Kwarda Sulbar, Suraidah Suhardi, menyambut baik inisiatif KPU Sulbar dan menyatakan bahwa sharing informasi dan gagasan terkait pendidikan pemilih sebagai bagian dari literasi demokrasi akan dimasukkan dalam program kerja Kwarda Sulawesi Barat. “Pendidikan pemilih dan hak politik harus terus diedukasi agar demokrasi berjalan sesuai dengan harapan masyarakat Sulbar, tidak hanya menjelang pemilu atau pemilihan berikutnya,” katanya. Suraidah juga mengapresiasi langkah KPU Sulbar yang menggandeng Kwarda dalam memberikan pendidikan pemilih dan politik kepada pemilih pemula sejak dini. Audiensi ini turut dihadiri Sekretaris KPU Sulbar, Irfan Rusli Sadek, beserta jajaran sekretariat KPU Sulbar, serta pengurus Kwarda Sulawesi Barat.

Sekjen Tekankan Dedikasi dan Integritas dalam Pelantikan Pejabat Fungsional

Mamuju, KPU Sulbar – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Bernad Dermawan Sutrisno, melantik sembilan pejabat fungsional di jajaran Sekretariat KPU Provinsi Sulawesi Barat. Pelantikan tersebut dilaksanakan secara daring di Lantai II Kantor KPU Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (22/1/2026). Pelantikan ini dilaksanakan secara serentak terhadap seluruh jajaran Sekretariat KPU RI di seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Bernad berpesan agar para pejabat yang dilantik senantiasa menjaga dedikasi dan integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab ke depan. Ia juga berharap adanya peningkatan kinerja dari para pejabat fungsional yang baru dilantik. “Tidak ada perubahan lokus tugas, tetapi hanya peningkatan. Setelah ini kita bekerja di tempat masing-masing, baik yang di pusat maupun di sekretariat provinsi dan kabupaten/kota. Sekali lagi selamat dan terima kasih atas kehadirannya,” ujar Bernad. Sementara itu, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin turut menyampaikan pesan agar pelantikan ini menjadi awal yang baik bagi seluruh jajaran yang baru dilantik. Ia berharap pelantikan tersebut dapat menjadi momentum positif dalam perjalanan karier serta pelaksanaan tugas-tugas kepemiluan. “Jangan pernah tidak bangga menjadi bagian dari keluarga besar KPU. Sekali lagi selamat, semoga ini menjadi awal yang baik bagi teman-teman di jajaran sekretariat,” tutupnya. Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat Asriani, Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Barat Irfan Rusli Sadek, Kabag, Kasubag, Pejabat Fungsional serta Staf Sekretariat KPU Provinsi Sulawesi Barat.

KPU Terima Kunjungan Siswa Wildan dan Gelar Simulasi TPS

Mamuju – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Wildan Mamuju di Kantor KPU Sulbar. Kunjungan ini bertujuan untuk memperluas wawasan kepemiluan para siswa sebagai calon pemilih pemula pada Pemilu mendatang. Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi kepemiluan yang disampaikan oleh Anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat, Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Asriani, serta Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Budiman Imran, serta ucapan selamat datang dari Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Barat, Irfan Rusli Sadek. Selain pemaparan materi, para siswa juga terlibat langsung dalam simulasi tata cara pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Budiman Imran menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPU dalam memberikan pendidikan pemilih sejak dini. Menurutnya, pemilih pemula memiliki peran penting sebagai agen penyebar informasi kepemiluan di lingkungan mereka. “Hari ini KPU Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan anak-anak dari SMP IT Wildan. Mereka adalah calon pemilih pemula yang nantinya akan menjadi agen kami untuk meneruskan informasi kepemiluan. Mereka juga perlu mengenali hak dan kewajiban sebagai pemilih serta memahami proses pemilihan, baik pemilihan presiden dan wakil presiden maupun gubernur dan wakil gubernur,” ujar Budiman. Ia menambahkan bahwa kegiatan berlangsung secara interaktif dan disambut antusias oleh para siswa. Setelah pemaparan materi, KPU juga melaksanakan simulasi pemungutan suara agar para siswa dapat memahami secara langsung tahapan dan tugas-tugas KPU dalam penyelenggaraan Pemilu. “Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan baik. Adik-adik dapat memahami proses pemilihan dan mengetahui peran KPU. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan ke sekolah-sekolah lain, khususnya bagi pemilih pemula di Sulawesi Barat,” tambahnya. Melalui kunjungan ini, para siswa diharapkan dapat memahami mekanisme Pemilu secara langsung, mulai dari tahapan, prosedur, hingga pengenalan logistik Pemilu, seperti kotak suara dan surat suara. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran demokrasi, menumbuhkan pentingnya partisipasi politik, serta mencegah golongan putih (golput). Kegiatan edukasi kepemiluan ini juga menjadi sarana implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya kedaulatan rakyat dan demokrasi. Para siswa diberikan kesempatan berdiskusi dan tanya jawab dengan komisioner KPU guna memperdalam wawasan tentang Pemilu. Para siswa juga diajak berkeliling Kantor KPU Provinsi Sulawesi Barat untuk mengenal struktur organisasi serta tugas dan fungsi masing-masing sub bagian di KPU Provinsi Sulawesi Barat.

KPU Jalin Silaturahmi dengan Kapolda Sulawesi Barat

MAMUJU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menjalin silaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat sebagai upaya memperkuat koordinasi. Pertemuan juga menjadi ajang perkenalan Kapolda Sulbar yang masih baru bertugas di wilayah Sulawesi Barat yang berlangsung di Aula Mapolda Sulbar, Selasa (20?01/2026). Dalam pertemuan tersebut, yang dihadiri anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat, Sekretaris, Kabag, Kasubag dan serta Staf KPU Provinsi Sulawesi Barat, membahas sejumlah informasi. Kepolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menilai, dari sudut pandang kepolisian, stabilitas dan keamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Ketua KPU Provinsi Sulawesi Barat Said Usman Umar, menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian atas kerja sama yang telah terjalin pada pemilihan sebelumnya yang berjalan sangat lancar. “Pelaksanaan pemilihan terakhir bahkan menjadi salah satu yang terbaik, berkat respons cepat dan kesiapsiagaan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan.” Sebelumnya, KPU dan kepolisian juga telah menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU). Meski demikian, KPU menilai hubungan baik dan silaturahmi tetap perlu dijaga karena potensi kerusuhan masih bisa terjadi. Irjen Pol Adi Deriya juga berharap KPU Sulbar menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan kerusuhan, khususnya untuk menangkal propaganda dan hoaks. Ia juga menyarankan agar KPU turut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemilu dan Pemilihan sebagai tonggak demokrasi bangsa. Dalam pertemuan tersebut, KPU Sulbar juga menyampaiakan rencana melakukan pembaruan data pemilih berkelanjutan dan meminta dukungan kepolisian, khususnya terkait data anggota kepolisian yang pensiun untuk dimasukkan dalam daftar pemilih, serta yang baru terangkat untuk dikeluarkan.

KPU Sulbar Gelar Rakor SDM Dan Kehumasan

MAMUJU, KPU Sulbar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM yang melibatkan KPU Kabupaten se-Sulawesi Barat, yang digelar secara daring. Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Sulawesi Barat Said Usman Umar menyampaikan, pemilu telah mendapatkan perhatian masyarakat, karena ada wacana perubahan sistem pemilu di Indonesia.   "Di masa non tahapan pemilu, Divisi Parmas adalah yang paling diandalkan. Karena terus bekerja tanpa henti menyebarkan informasi kepemiluan," kata Said yang hadir secara daring, Kamis (15/1/2026). Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Budiman Imram mengungkapkan, saat ini KPU memasuki era kolaborasi. Mesti memaksimalkan hubungan antara stakeholder, baik instansi pemerintah maupun swasta.  Rapat tersebut dimaksudkan untuk mendengar pemaparan program di setiap KPU Kabupaten di Sulawesi Barat, apa yang selama ini menjadi kendala. Budiman berharap, apa yang dipaparkan KPU Kabupaten, dapat segera direalisasikan.  "Harapan kita segera direalisasikan. Sosialisasi pemilih pemula, rentan dan marjinal merupakan program prioritas Nasional. Tolong, ini diprioritaskan. Setelah ini kami akan melakukan monitoring terkait realisasi penyampaian program kerja dari setiap KPU Kabupaten," jelasnya. Peserta dalan rapat tersebut, Anggota KPU Kabupaten yang membidangi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Kasubag Parhumas dan SDM, serta staf yang membidangi Parmas di masing-masing KPU Kabupaten.  Kepala Sub Bagian Parhumas dan SDM Asni, selaku moderator dalam kegiatan tersebut didampingi Staf Parmas Dan SDM KPU Sulawesi Barat.