Mamuju, KPU Sulbar — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat melakukan audiensi dengan Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (5/2/2025). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Ketua Kwarda Sulbar, Sitti Suraidah Suhardi, membahas penyesuaian program dalam bidang sosialisasi pendidikan pemilih. Anggota KPU Sulbar, Asriani, menyampaikan bahwa meskipun tahapan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 telah berlangsung secara serentak dan saat ini belum memasuki tahapan pemilu atau pemilihan berikutnya, KPU tetap berkomitmen untuk melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih, khususnya bagi pemilih pemula. “Adik-adik Pramuka merupakan tonggak pemilih pemula yang memiliki potensi sangat besar dalam membangun tatanan demokrasi. Melalui sharing program, misalnya keterlibatan KPU sebagai narasumber dalam kegiatan-kegiatan Pramuka, kami berharap pendidikan pemilih dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Asriani. Ia menambahkan bahwa KPU Sulbar akan menyinkronkan program Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) dengan program di Kwarda. Ketua Kwarda Sulbar, Suraidah Suhardi, menyambut baik inisiatif KPU Sulbar dan menyatakan bahwa sharing informasi dan gagasan terkait pendidikan pemilih sebagai bagian dari literasi demokrasi akan dimasukkan dalam program kerja Kwarda Sulawesi Barat. “Pendidikan pemilih dan hak politik harus terus diedukasi agar demokrasi berjalan sesuai dengan harapan masyarakat Sulbar, tidak hanya menjelang pemilu atau pemilihan berikutnya,” katanya. Suraidah juga mengapresiasi langkah KPU Sulbar yang menggandeng Kwarda dalam memberikan pendidikan pemilih dan politik kepada pemilih pemula sejak dini. Audiensi ini turut dihadiri Sekretaris KPU Sulbar, Irfan Rusli Sadek, beserta jajaran sekretariat KPU Sulbar, serta pengurus Kwarda Sulawesi Barat.