Berita Terkini

Audiensi Gubernur, KPU Sulbar Bahas Pilot Project Desa Peduli Pemilu

MAMUJU, -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat audiensi dengan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar. Pertemuan ini membahas pilot project Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan.  Pertemuan berlangsung di kantor Merah Putih Pemprov Sulbar, Selasa (15/6/2021). Ketua KPU Sulbar Rustang usai pertemuan menyampaikan, tujuan pendidikan pemilih untuk menyampaikan kepada masyarakat, bahwa Pemilu itu merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat. "Kita berharap masyarakat benar-benar cerdas memilih  pemimpin, pemilu di awal 2021 dan pemilihan di akhir 2024," kata Rustang. Ia menambahkan, pemilihan benar-benar harus ditentukan berdasarkan kejernihan akal sehat.  Hadir dalam audiensi tersebut, Komisioner KPU Sulbar Farhanuddin, Sukmawati M Sila, dan Sa'id Usman Umar. Kabag dan Kasubag Sekretaris KPU Sulbar turut serta. Dalam kunjungan resmi tersebut, Gubernur Sulbar yang didampingi beberapa kepala OPD terkait, menyampaikan beberapa masukan terhadap pilot project tersebut. (HupmasKPU)

Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Mamasa, KPU Sulbar Hadir Supervisi

Mamasa - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Sulawesi Barat divisi Hukum dan Pengawasan, Farhanuddin hadir dalam Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan ( Rakor DPB) Kabupaten Mamasa. Rakor DPB tersebut digelar KPU Kabupaten Mamasa berlangsung di aula KPU Mamasa , Senin, 07/06/2021.  Rakor tersebut dipimpin Ketua KPU Mamasa Jhoni Rambulangi, bersama empat komisioner lainnya : Marthen Buntupasau, Harun Al Rasyid, Limbong dan Sumarlin.  Selain Anggota KPU provinsi Sulbar Farhanuddin, rakor itu juga dihadiri Bawaslu Mamasa, Dinas Catatan Sipil  Mamasa, serta perwakilan partai politik. Kehadiran Farhan juga juga koordinator wilayah Kabupaten Mamasa itu untuk mensupervisi kegiatan pendataan pemilih berkelanjutan tersebut. Menurut Farhan yang didampingi jajaran sekretariat KPU Sulbar, bahwa sesuai amanat di UU no. 7/2017 tentang pemilu bahwa KPU berkewajiban melakukan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan.  "Data pemilih itu memang sangat dinamis, misalnya ada pindah masuk atau keluar atau meninggal dunia. Pendataan secara berkelanjutan ini sangat penting untuk pembaharuan data untuk hadirnya data pemilih yang berkualitas," ungkap Farhan yang juga dosen non aktif FISIP Unsulbar. Menurut Harun yg juga koordinator divisi Data KPU Mamasa, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini  juga berdasarkan  surat edaran ketua KPU RI Nomor. : 132/pL.02-SD/01/KPU/II/2021 tentang pemutahiran data pemilih berkelanjutan. " Data Pemiliih Berkelanjutan untuk bulan Juni 2021 sebanyak 116.716 orang, itu terdiri atas laki-laki sebanyak 59.743 orang dan perempuan 56. 973 orang, jumlah pemilih bulan Juni tersebut mengalami kenaikan dari jumlah pemilih bulan Mei sebanyak 116.688," kata Harun.  Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa posisi data pemilih bulan Juni tersebut merupakan hasil pengecekan dari pemilih bulan sebelumnya, ditemukan bahwa data pemilih Mamasa Mamasa Tidak Memenuhi Syarat (TMS ) karena meninggal dunia sebanyak 31 orang.  Posisi data tersebut tambah Harun juga dipengaruhi, jumlah pemiliu yang pindah masuk sebanyak 188 orang dan pindah keluar sebanyak 129 orang. " Komunikasi kami intens dengan Kantor Catatan Sipil, sehingga setiap peristiwa kependudukan yang terkait data pemilih juga segera kami bisa terima," kata Harun didampingi Kepala sub bagian Data KPU Mamasa, Yenny Langitiboyong.

SOSIALISASI PEMUTAKHIRAN DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN

MAMUJU, KPU SULBAR – Pemutahkiran Data Berkelanjutan adalah proses pembaharuan data pemilih untuk memudahkan proses mutarlih pada pemilu/pemilihan selanjutnya. Pemutakhiran Data Pemilih  dapat pula dikatakan sebagai proses pengumpulan data perubahan melalui koordinasi dan kerjasama serta secara langsung dengan lembaga/badan terkait maupun menggalih informasi Data dimaksud secara langsung dari masyarakat. .Masyarakat sebagai subjek demokrasi, memiliki peran yang tidak kalah penting dalam rangka mensukseskan ajang pesta demokrasi. Masyakarat merupakan pemain inti untuk menciptakan pemimpin yang mampu mengakomodasi semua elemen kepentingan masyarakat demi menciptakan iklim demokrasi yang lebih baik lagi Sebagai langkah sosialisasi dan ajakan yang disampaikan oleh KPU Provinsi Sulawesi Barat guna melaksanakan kegiatan tersebut kepada segenap warga masyarakat di Provinsi Sulawesi Barat, agar ikut berperan aktif. Jadi pada kesempatan ini kami mengajak, marilah kita dukung program ini dan marilah kita bersama-sama berperan dalam rangka kesuksesan dan keberhasilan program kegiatan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan ini. Bagi penduduk Sulawesi Barat yang : Belum terdaftar sebagai pemilih Mengalami perubahan identitas kependudukan Pemilih pemula (berusia 17 tahun) Terdapat keluarga yang telah meninggal dunia Maka diharapkan untuk mendaftar dan melaporkan data diri ke Satker KPU tempat anda berdomisili saat ini. Daftar Satker Kabupaten se-Sulawesi Barat : KPU KABUPATEN MAMUJU Simboro, Kec. Simboro Dan Kepulauan, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat 91512 WEBSITE : https://kpu-mamuju.go.id/   KPU KABUPATEN MAJENE JL Ahmad Yani, Totoli, Lingkungan Passarang, Totoli, Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat WEBSITE : http://kpu-majenekab.go.id/   KPU KABUPATEN POLEWALI MANDAR  Jl. KH Wahid Hasyim, Darma, Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat 91311 WEBSITE : http://www.kpu.polmankab.go.id/   KPU KABUPATEN MAMASA Rambusaratu, Kec. Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat 91365 WEBSITE :   KPU KABUPATEN MAMUJU TENGAH Kabubu, Topoyo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat 91563 WEBSITE :   KPU KABUPATEN PASANGKAYU Jl. Ir. Soekarno, Karya Bersama, Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat 91571 WEBSITE : https://kpupasangkayu.id/

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menerima penghargaan bergengsi

MAMUJU, KPU Sulbar -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menerima penghargaan bergengsi. Piagam itu dialamatkan KPU RI kepada KPU Majene yang dalam penggunaan Sistem Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara (Sirekap) tercepat se-Indonesia. KPU Majene mampu mengungguli kabupaten lain yang akses internetnya jauh lebih baik. Seperti daerah-daerah di Pulau Jawa. Dalam penutupan rapat kerja di Jakarta, piagam penghargaan diterima langsung komisioner KPU Provinsi Sulbar, Sukmawati M Sila mewakili KPU Kabupaten Majene. "Alhamdulillah, dalam momentum pemilihan Tahun 2020 ini, kita di KPU Provinsi Sulawesi Barat khususnya KPU Kabupaten Majene mendapatkan pengharagaan pelaksanaan Sirekap terbaik seluruh indonesia. Ini adalah sebuah kebanggaan atas kinerja penyelenggara pemilu kita di Majene. Khususnya operator dan penyelenggara adhoc," kata Said, Kamis (1/4/2021). Semoga pemilu ke depan, katanya, prestasi tersebut dapat dipertahankan. Sirekap sebagai alat teknologi informasi merupakan sebuah sistem yang digunakan agar hasil pemilihan dapat diketahui publik dalam waktu cepat. Sekaligus mempermudah pelaksanaan tugas adhoc di TPS. Komisioner KPU Sulbar Adi Arwan Alimin via Facebook menyampaikan terima kasih buat seluruh adhoc Pemilihan 2020 dan komisioner KPU Majene. Juga penyelenggara pemilihan se-Sulawesi Barat secara umum.  "Ini hasil kolektif jajaran penyelenggara yang berjibaku dalam berbagai tantangan geografi dan sumber daya. Istimewanya penghargaan ini hanya diberikan KPU RI pada satu daerah saja, yakni KPU Kabupaten Majene," sebutnya Kamis siang.  Penghargaan Sirekap Terbaik ini diberikan khusus KPU RI untuk KPU Majene. Sebab tidak ada nominasi kedua atau ketiga untuk kategori penggunaan sistem teknologi informasi ini.